Penelitian mengenai tanaman obat tradisional yang digunakan oleh berbagai sub-suku Dayak di Kalimantan Barat mendapat dukungan pendanaan signifikan dari beberapa lembaga internasional terkemuka. Total dana hibah yang diterima mencapai 8,5 juta dolar AS untuk periode penelitian lima tahun yang dimulai pada awal 2025. Salah satu tanaman yang menjadi fokus penelitian adalah Pasak Bumi yang menunjukkan potensi sebagai agen anti-malaria, anti-diabetes, dan anti-kanker.
Festival Budaya Dayak 2026 Tampilkan Kearifan Lokal Bor...
Madu Hutan Kalbar Tembus Pasar Ekspor Asia Tenggara
Ritual Adat Naik Dango Ditetapkan sebagai Warisan Buday...
Tenun Ikat Sintang Raih Penghargaan Kerajinan Terbaik N...