Tenun ikat khas Kabupaten Sintang berhasil meraih penghargaan kerajinan terbaik dalam kategori tekstil tradisional di ajang pameran nasional Kriyanusa yang digelar di Jakarta Convention Center. Satu helai kain tenun berukuran standar membutuhkan waktu pengerjaan antara tiga hingga enam bulan tergantung kompleksitas motif. Motif-motif yang digunakan mengandung makna filosofis yang dalam dan berkaitan erat dengan pandangan dunia masyarakat Dayak.
Festival Budaya Dayak 2026 Tampilkan Kearifan Lokal Bor...
Madu Hutan Kalbar Tembus Pasar Ekspor Asia Tenggara
Ritual Adat Naik Dango Ditetapkan sebagai Warisan Buday...
Penelitian Tanaman Obat Tradisional Suku Dayak Mendapat...