Produk madu hutan Kalimantan Barat kini berhasil menembus pasar ekspor Asia Tenggara dan mendapatkan respons yang sangat positif dari konsumen di berbagai negara. Kualitas raw honey yang murni, bebas pestisida, dan kaya akan antioksidan menjadi keunggulan utama produk lokal ini. Koperasi Madu Hutan Borneo yang berdiri pada tahun 2021 kini telah berhasil mengekspor produknya ke Singapura, Malaysia, Thailand, dan Vietnam dengan omzet ekspor mencapai 4,2 miliar rupiah pada tahun 2025.
Penelitian Tanaman Obat Tradisional Suku Dayak Mendapat...
Tenun Ikat Sintang Raih Penghargaan Kerajinan Terbaik N...
Festival Budaya Dayak 2026 Tampilkan Kearifan Lokal Bor...
Ritual Adat Naik Dango Ditetapkan sebagai Warisan Buday...
Festival Budaya Dayak 2026 Tampilkan Kearifan Lokal Bor...